Petta Lasinrang

Sekitar tahun 1856, keluarga raja dan pembesar kerajaan Sawitto, diliputi suasana bahagia atas lahirnya putra La Tamma yaitu La Sinrang. Kemudian dikenal dengan nama Petta Lolo La Sinrang. Putra La Tamma Addatuang Sawitto ini, dilahirkan di Dolangeng sebuah kota kecil yang terletak kira-kira 17 km sebelah selatan kota Pinrang. Karena ibunya bernama I Raima (Keturunan rakyat biasa) berasal dari Dolangeng.

La Tenri Tatta Arung Palakka (wali pitue) sang pembebas

Maddaremmeng MatinroE ri Bukaka meninggal dunia, maka digantikanlah oleh kemanakannya yang bernama La Tenri Tatta Arung Palakka MalampeE Gemme’na Petta To RisompaE

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Friday, February 22, 2013

PERMAINAN ATASAN


Dalam hubungan kerja antara atasan dengan bawahan tidak jarang terjadi permainan manipulasi dan intimidasi yang dari hari ke hari berkembang semakin rumit. Untuk menjaga kelangsungan karir Anda, maka ada baiknya Anda belajar bagaimana memainkan peran dalam menghadapi masalah-masalah yang berhubungan dengan office politic dari pimpinan. 

Kasus A:

Anda berada dalam pertemuan mingguan dan sedang menyeruput kopi ketika mendadak semua mata memandang Anda. Ternyata Direktur Operasional bertanya mengenai gudang baru yang sangat penting yang ternyata belum kunjung dibuka, dan manajer Anda (yang menyuruh Anda mengesampingkan proyek tersebut) menunjuk Anda sebagai kambing hitamnya.

Pelajaran:

Menurut Alan Weiss, didalam bukunya Our Emperors Have No Clothes, pimpinan yang tidak bisa mengakui kesalahannya disebabkan oleh perasaan tidak aman (insecure) yang membuatnya tidak bisa menerima ketidaksempurnaan atas segala sesuatu yang dikerjakannya. Pimpinan yang demikian akan cenderung mencari kambing hitam jika terdesak.

Hadapi situasi tersebut dengan cara:
Terima saja. Karena kalau Anda balas menuding manajer Anda maka hanya akan menambah masalah. Langkah pertama: akui masalah tersebut dengan tenang. Selalu gunakan kata KAMI (mis. “Yaah, kami benar-benar ceroboh kali ini”), untuk menyatakan bahwa bukan Anda yang gagal tapi departemen Anda. Dan yang bertanggung jawab atas departemen Anda adalah sang manajer!
Pecahkan masalah. Kemukakan semua tindakan yang akan ANDA (Jangan gunakan “Kami” lagi!) lakukan untuk mengatasi masalah tersebut.
Kumpulkan piutang. Begitu selesai pertemuan, katakan pada manajer Anda, mis. “Pak, senang sekali sudah bisa menolong Bapak.” Dengan demikian, Anda mengingatkan bahwa Anda telah menjadi bempernya dan mengharapkan balas budi.
Hitam diatas putih. Buat secara tertulis setiap perintah pimpinan, hal ini untuk menghindarkan Anda menjadi kambing hitam dan menjaga kelangsungan pekerjaan Anda.

Kasus B:

Dengan senyum penuh optimistik, pimpinan Anda memberitahukan bahwa dalam waktu dekat Anda akan dipromosi. Untuk itu Anda harus membuktikan bahwa Anda mampu menangani tanggung jawab pekerjaan Anda yang sekarang. Setelah beberapa lama Anda menunggu, ternyata semua itu hanya ‘angin surga’.

Pelajaran:

Banyak pimpinan yang berpikir bahwa anak buahnya akan bekerja dengan giat jika diberi iming-iming kenaikan pangkat. Pimpinan yang seperti ini menganggap memberi umpan dengan cara demikian adalah sah-sah saja.

Hadapi situasi tersebut dengan cara:
Spesifik. Begitu sang pimpinan mengatakan bahwa Anda akan dipromosi, arahkan pembicaraan pada persyaratannya dan usahakan membuatnya secara formal (tertulis).
Argumentasi. Bila terlambat membuat perjanjian tertulis, argumentasikan bahwa dengan promosi Anda akan bisa bekerja lebih efektif. Jika tidak dipromosi yang disertai dengan peningkatan kekuasaan dan anggaran, Anda akan menemui kendala-kendala, mis. tidak dianggap oleh bawahan. Fokuskan argumentasi pada produktivitas dan laba, jangan gaji atau jabatan.

Belajar dari pengalaman. Bila Anda pernah mendengar sang pimpinan memberi ‘angin surga’ kepada rekan kerja Anda yang lain, jangan pernah menganggap serius bila Anda yang mengalaminya. (ls)







EQ & KESUKSESAN KERJA



Daniel Goleman dalam bukunya "Emotional Intelligence: Why it Can Matter More than IQ" (Bantam, 1995) mengatakan bahwa untuk mencapai kesuksesan dalam pekerjaan dibutuhkan bukan hanya "cognitive intelligence" tetapi juga "emotional intellegence". Emotional intellegence atau disingkat EQ adalah kemampuan untuk untuk mengendalikan hal-hal negatif seperti kemarahan dan keragu-raguan atau rasa kurang percaya diri dan juga kemampuan untuk memusatkan perhatian pada hal-hal positif seperti rasa percaya diri dan keharmonisan dengan orang-orang disekeliling. Dalam buku berikutnya, "Working With Emotional Intelligence", Goleman menekankan perlunya emotional intelligence dalam dunia kerja, suatu bidang yag seringkali dianggap lebih banyak menggunakan "cara berpikir analitis" daripada melibatkan perasaan atau emosi. Menurutnya setiap orang dalam perusahaan atau organisasi dituntut untuk memiliki EQ yang tinggi. Selain itu Goleman berpendapat bahwa IQ bersifat relatif tetap, sementara EQ dapat berubah sehingga bisa dibentuk dan dipelajari.

Pro dan Kontra

Pendapat Goleman mendapatkan banyak tanggapan pro dan kontra di kalangan para Psikolog. Beberapa Psikolog memandang pendapat Goleman sangat penting bagi bagi pengembangan ketrampilan atau keahlian dalam suatu pekerjaan, sementara yang lain menganggap bahwa validitas EQ yang menunjang terbentuknya suatu ketrampilan dan keahlian belum terbukti. Ada juga yang tidak sependapat bahwa EQ dapat diajarkan. Bagi mereka hanya kemampuan kognitif dan ketrampilan teknis yang merupakan hal utama yang dapat membuat seseorang menjadi sukses dalam pekerjaan.



John Mayer, seorang psikolog dari University of New Hampshire, mendefinisikan EQ secara lebih sederhana. Menurut Mayer, EQ adalah kemampuan untuk memahami emosi orang lain dan cara mengendalikan emosi diri sendiri. Sementara Goleman mendefinisikan EQ secara lebih luas, termasuk optimisme, kesadaran, motivasi, empati dan kompetensi dalam melakukan hubungan sosial. Bagi Mayer, traits (kecenderungan) tersebut lebih merupakan kecenderungan kepribadian. Hal tersebut juga didukung oleh Edward Gordon, yang mengatakan bahwa EQ lebih banyak berhubungan dengan kepribadian dan "mood" (suasana hati) yang tidak dapat diubah. Menurut Gordon, perbaikan kemampuan analisis dan kemampuan kognitif, adalah cara terbaik untuk meningkatkan kinerja para pekerja. Menanggapi kritikan tersebut, Goleman mengatakan bahwa kemampuan kognitif mengantarkan seseorang ke "pintu gerbang suatu perusahaan", tetapi kemampuan emosional membantu seseorang untuk mengembangkan diri setelah diterima bekerja dalam sebuah perusahaan. EQ merupakan faktor yang sama pentingnya dengan kombinasi kemampuan teknis dan analisis untuk menghasilkan kinerja optimal. Semakin tinggi jabatan seseorang dalam suatu perusahaan, semakin crucial peran EQ.


EQ dalam Dunia Kerja

Secara khusus, para pemimpin perusahaan membutuhkan EQ tinggi karena mereka mewakili organisasi, berinteraksi dengan banyak orang baik di dalam maupun di luar organisasi dan berperan penting dalam membentuk moral dan disiplin para pekerja. Pemimpin yang memiliki empati akan dapat memahami kebutuhan para pegawainya dan dapat memberikan feedback yang konstruktif . Jenis pekerjaan juga berpengaruh terhadap jenis EQ. Menurut Goleman, untuk dapat sukses dibidang sales dituntut kemampuan berempati guna mengetahui "mood" pelanggan dan kemampuan interpersonal guna memutuskan kapan saat yang paling tepat untuk menawarkan suatu produk dan kapan harus diam. Di lain pihak, untuk dapat sukses menjadi seorang pelukis atau petenis professional individu dituntut untuk memiliki disiplin diri dan motivasi yang tinggi.


Mengajarkan EQ

Nilai mendasar yang mau dikembangkan dengan menampilkan EQ dalam dunia kerja adalah implikasinya terhadap penyelenggaraan pelatihan-pelatihan. Dengan memperhatikan bahwa EQ berperan aktif bagi kesuksesan seseorang dalam bekerja maka organisasi perlu melakukan pelatihan-pelatihan EQ. Pada area ini para psikolog dapat mengambil peran besar untuk membantu individu dalam membangun kompetensi emosional yang dibutuhkan oleh pekerjaannya. "EQ mempengaruhi semua aspek yang berhubungan dengan pekerjaan. Bahkan ketika anda bekerja seorang diri, keberhasilan anda akan sangat tergantung pada seberapa besar tingkat kedisiplinan dan motivasi anda sendiri". (jp)

MENDALAMI APA ITU "MAKROKOSMOS DAN MIKROKOSMOS"


“Apakah alam itu ?”
“Buat apa kita pikir itu , yang terpenting bagi kita adalah makan, memburu , mencari tanaman yang tidak beracun, mencari sumber air, yang penting kita bisa hidup, buat apa kita pikir itu, coba , buat apa kita memikirkan itu “
Dua orang pemuda yang hidup disuatu pulau terpencil di Samudera Pasifik mereka terdampar sejak berumur 10 Tahun, Karena kapal layar yang mereka tumpangi bersama keluarga mereka karam pada waktu itu, dan sisa mereka berdualah yang hidup.
“Apakah kamu tidak mempunyai rasa ingin tahu, kenapa bintang-bintang dilangit itu bersinar, apakah asal-usul alam ini, apakah bahan dari alam ini”
“Kadang-kadang aku bertanaya-tanya seperti itu tetapi, sekarang ini sekarang dalam keadaan terdesak di Pulau ini”
“Apakah kamu merasa kamu berbeda dari pada binatang-binatang itu ?”
“Jelas! bahkan aku akan sangat marah bila aku dikatakan binatang!”
“Namun apa yang harus kamu lakukan agar tidak di katakan binatang”
“ Ya , melakukan hal-hal yang sangat berbeda dengan binatang, dengan kata lain melakukan yang tidak dilakukan binatang”
“Apa yang membedakan kamu dari binatang-binatang itu”
“ Mereka itu tidak mikir”
“Apakah akan membedakanmu dari binatang bila kamu memikirkan alam semesta ini “
“ Jelas ! mana mau mereka memikirkan itu semua”
“Lalu mengapa kamu tidak mau ikut denganku untuk memikirkannya”
Lalu salah satu pemuda itu terdiam, nama kecilnya ada Edi dan yang satunya adalahi Adi. Hari Sudah Gelap, mereka lalu membakar tumpukan kayu untuk menghangatkan dan menerangi. Edi merenungi hasil diskusinya dengan Adi. Edi lalu mengambil keputusan bahwa mungkin yang dikatakan oleh sahabatnya ada benarnya. Apa beda dirinya dengan binatang bila dia hanya mencari kenyang saja ?. Saya harus berpikir!.
Saat matahari mulai mengintip dari sebelah timur keduanyapun bangun lalu meminum air yang ada pada tempurung kelapa.
“Adi lalu berkata, apakah alam ini pernah tidak ada, atau tidak pernah tidak ada”
“Aku  bingung dengan pertanyaanmu”
“Tetapi yang terpenting bahwa disekitar kita , apakah tetap atau selau mengalami perubahan ?”
 Dahi Edi Mengkerut mencoba berpikir
“Tentunya berubah, misalnya pohon kecil didepan kita , dulunya tidak ada lalu ada, itu berarti tempat di depan kita dimana pohon kecil itu berada keadaannya berubah, betul kan?”
“Kemudian apakah bahan dasar dari semua ini ?”
“Ya pasti ada bahan dasarnya, kalau kita membuat makanan pasti ada bahan yang digunakan begitu pula dengan alam ini “
“Lalu apakah bahan dasarnya, kalaupun ada bahan dasarnya itu haruslah sesuatu yang fleksibel mudah berubah”
Edi menopang dagunya dan kemudian berseru keras
“Air, bukankah air itu fleksibel, mudah berubah, misalnya saja kita menempatkan air pada tempayan maka air akan berbentuk tempayan, begitu pula bila kita memasukkannya ke dalam botol, bentuknya akan seperti botol, jadi menurut saya air memnuhi syarat sebagai bahan dasar alam semesta”.
“ Tapi airkan cair bagaimana dia menjadi padat atau gas”
“Yah mudah saja membeku dan di panasi”
“Tetapi alam ini bukan hanya terdiri dari benda- benda mati, ada juga benda hidup seperti kita berdua, dan beberapa hewan disekitar kita, sedangkan air adalah benda mati, bagaimana mungkin benda mati bisa menyusun benda hidup “
“Salah satu fakta yang biasa kita dapatkan bahwa hewan yang hidup itu tersa lebih hangat sedangkan hewan yang mati terasa dingin, apakah mungkin alam ini diciptakan dari api, kita lihat api dari cirinya sangatlah fleksibel”
“Tetapi bila alam ini tercipta dari satu sumber saja, lalu bagaimana caranya bahan itu membentuk alam yang sangat bergam ini. Bila dasar dari alam ini adalah air bagaimana mungkin air tawar membentuk atau berubah menjadi air anggur, bila api yang panas adalah bahan dasarnya bagiamana mungkin api tersebut berubah menjadi es yang dingin”
“Perkataanmu mungkin ada benarnya, apakah alam ini terbentuk lebih dari satu macam bahan dasar”
“ Lalu apa bahan dasar yang bergam itu sahabatku?”
“Kalau saya pikir mungkin saja air yang fleksibel, api yang menyusun benda hidup, lalu ada tanah yang menjadi sumber kehidupan beberapa tumbuhan, dan angin atau udara yang setiap hari kita hirup dan memberikan kita kehidupan”
“Jadi kesimpulanmu bahan dasar alam ini ada empat yaitu air, api, tanah dan gas”.
“Itu semua adalah kesimpulan bila anggapan kita adalah alam ini berubah-rubah, tetapi apakah  ada kemungkinan bila alam itu tidak berubah sama sekali, misalnya seekor kelinci walaupun dari segi sejarah kehidupannya kelinci itu mengalami perubahan apakah dari segi volume tubuhnya atau sebagainya tetapi tetap itu kelinci”
“Kalau begitu alam ini bukan sama sekali tidak berubah tetapi ada bagian yang berubah dan ada yang berubah”.
“Ya ,kayak gitulah.”
“Apakah kamu masih ingat waktu masih kecil kita berdua sering bersama-sama bermain bongkar pasang”
“Ya aku ingat, memangnya kenapa”
“Mungkin saja alam ini sifatnya begitu, artinya alam ini terdiri dari balok-balok kecil yang tersusun membentuk benda tertentu

Tuesday, January 29, 2013

Industri Pariwisata dan Promosi pengembangan Potensi wisata di Sulawesi Selatan


      Bab I
Pendahuluan
§  Latar Belakang
Bank Dunia, PBB, dan organisasi dunia lainnya sudah mengakui bahwa pariwisata adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sosial dan ekonomi manusia. Hal ini dirasakan oleh Negara-negara yang ada, termasuk Indonesia.
Kegiatan pariwisata Indonesia sungguhlah perlu dibangun dan dikembangkan secara sistemik jika kita tinjau dalam ukuran ekonomi makro. Tentunya membahas sektor pariwisata sangatlah penting dalam membangun perekonomian Indonesia sehingga dalam pembangunan perekonomian di sektor pariwisata sangat perlu ditunjang dengan kemampuan dalam mempromosikan objek atau tempat wisata di suatu daerah.
Dari sekian banyak potensi wisata di Indonesia, salah satu yang menjadi sumber devisa dan termasuk yang paling banyak memberikan kontribusi pada anggaran pendapatan negara di sektor wisata adalah potensi wisata yang berada di pulau Sulawesi khususnya di provinsi Sulawesi Selatan.
Sulawesi Selatan merupakan sebuah daerah dengan potensi alam luar biasa dan budaya yang sangat kental. Keindahan alam Sulawesi Selatan sangat menyilaukan mata, dengan hanya melihat alam bumi Sulawesi Selatan perasaan akan menjadi hanyut ke dalamnya. Beban pikiran karena pekerjaan akan hilang seketika terbawa oleh keindahan alam Sulawesi Selatan. Budaya yang dimilikinya pun tidak kalah dengan potensi alam. Salah satu yang sangat terkenal adalah Tator (Tanah Toraja). Budaya yang masih sangat kental dan bangunan-bangunan yang tidak akan kita temui di luar Tanah Toraja. 




Bab II
Pembahasan
A.   Pengenalan tentang promosi
Promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa pada dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya. Dengan adanya promosi produsen atau distributor mengharapkan kenaikannya angka penjualan.
§  Tujuan promosi
Tujuan promosi di antaranya adalah:
§  Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial
§  Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit/laba
§  Untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan
§  Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar
§  Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing
§  Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.
§  Mengubah tingkah laku dan pendapat konsumen.
§  Cara promosi
Beberapa cara untuk melakukan promosi adalah:
§  Melalui e-mail
§  Melalui sms
§  Melalui pembicaraan
§  Melalui iklan
§  Dll
§  Contoh promosi antara lain:
§  Pasang iklan di tv mengenai produk atau jasa
§  Kirim 5 sms, dapat 10 sms gratis ke semua operator
§  Beli kaos kaki seharga Rp. 30.000,00 dapat 2 kaos kaki gratis
§  Diskon 50% bagi produk tertentu di Department Store
§  Beli coklat malam hari dapat segelas teh gratis

Hubungan promosi dengan wisata yaitu promosi dapat meningkatkan angka pengunjung pada sebuah objek atau tempat wisata. Pada umumnya setelah angka pengunjung cukup tinggi, suatu badan promosi atau distributor advertising akan mengurangi kegiatan promosi.
B.   Strategi promosi dan pengembangan potensi pariwisata di Sulawesi selatan
Sumber: Badan Pusat Statistik. *Angka Sementara **Sangat sementara
Kegiatan pariwisata sungguh memberi peranan berarti terhadap keseluruhan kinerja perekonomian Indonesia. Tahun 2007 menunjukkan dampaknya berupa nilai produksi total Rp 362,10 triliun, yang berarti 4,62 persen dari total produksi nasional Rp 7.840,57 trilliun. Menghasilkan nilai tambah sektoral Rp 169,67 triliun atau 4,29 persen dari PDB Indonesia yang bernilai Rp 3.957,40 trilliun. Mempekerjakan 5,22 juta orang sama dengan 5,22 persen dari lapangan kerja nasional yang 99,93 juta orang. Upah dan Gaji dihasilkan berjumlah Rp 53,88 trilliun sama dengan 4,43 persen dari total upah nasional yang berjumlah Rp 1.216,83 trilliun. Atau menghasilkan pajak Rp 6,31 trilliun yang berarti 4,09 persen dari total penerimaan pajak nasional Rp 154,31 trilliun.
Porsi kegiatan pariwisata Indonesia dalam ukuran ekonomi makro, semakin menunjukkan pula, betapa pariwisata di Indonesia sungguh perlu dibangun dan dikembangkan secara sistemik. Dalam posisi penghasilan devisa nasional, pariwisata tahun 2008 menempati tingkat ketiga setelah minyak dan gas bumi, kelapa sawit; tahun 2007 posisi kelima setelah minyak dan gas bumi, minyak kelapa sawit, karet olahan dan pakaian jadi. Tahun 2006 posisinya berada di tingkat keenam. Trend tersebut, yang tampak bergerak dalam pola yang sama hampir dua dasawarsa ini,memperlihatkan porsi pariwisata, selain daya tahan terhadap ekonomi yang bisa diandalkan, sekaligus mencerminkan potensi yang masih memerlukan optimalisasi pembangunan dan pengembangan pariwisata Indonesia.
Dari data diatas tidak mengherankan jika setiap daerah di Indonesia mulai berlomba-lomba mempromosikan potensi wisata yang ada di daerahnya masing-masing. Terkhusus untuk Provinsi Sulawesi Selatan, pada tahun 2012 pemerintah menggalakkan promosi wisata untuk Sulawesi Selatan dengan slogan “ Visit South Sulawesi 2012 “.
Maka dari itu, sebelum menyelam lebih dalam mengenai wisata di Sulawesi Selatan mari berkenalan dengan Sulawesi-Selatan terlebih dulu. berdasarkan data dari wikipedia. Sulawesi Selatan adalah sebuah provinsi di Indonesia dengan ber-ibu-kotakan Makassar dan dahulu disebut Ujung Pandang. jumlah penduduk di Sulawesi Selatan terdaftar sebanyak 8.032.551(data BPS 2010). Sulawesi Selatan sendiri berbatasan dengan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Baratdi utara, Teluk Bone dan Sulawesi Tenggara di timur, Selat Makassar di barat danLaut Flores di selatan. Berbicara suku bangsa, terdapat 4 suku utama: Bugis,Makassar, Mandar, Toraja, dan suku lainnya Duri, Pattinjo, Bone, Maroangin,Endekan, Pattae dan Kajang/Konjo. Setiap suku dan lokasi yang ditinggali unik dan berbeda dan ini tentu saja menyimpan potensi pariwisata yang ada dan tentu saja tetap melestarikan apa yang ada
Objek wisata Sulawesi Selatan sangat memukau mata dan sangat disayangkan jika kita tidak pernah sekalipun menikmati keindahan alam Sulawesi Selatan. Objek wisata yang sangat terkenal di Sulawesi Selatan dengan keindahan alam yang sangat luar biasa adalalah Objek Wisata Bantimurung yang terletak di Kab. Maros. Bantimurung memanjakan kita dengan berbagai wisata alamnya seperti, air terjung, goa-goa, dan kupu-kupu yang sangat indah dan hanya akan kita lihat di tempat itu. Apakah hanya itu saja objek wisata alam yang ada di Sulawesi Selatan? Bukan hanya Bantimurung objek wisata alam yang ada masih banyak objek wisata alam yang tidak kalah indah dengan Bantimurung. Objek wisata alam lain yang sangat disayangkan kalau kita tidak pernah ke sana adalah Tanjung Bira (Kab. Bulukumba), Malino (Kab. Gowa), Lejja (Kab. Soppeng), Tanjung Palette (Kab. Bone), Lumpue (Kab. Sidrap),Puttondo (Kab. Takalar). Butta Taratea (Kab. Jenneponto), Ermes (Kab. Bantaeng), Air Terjun 7 Susun (Kab. Sinjai), Danau Tempe (Kab. Wajo), Buttu Kabobong (Kab. Enrekang), Kessi Pute (Kab. Barru), Mattampa (Kab. Pangkep). Itulah sejumlah objek wisata alam yang terdapat di tiap Kabupaten Sulawesi Selatan dan masih banyak objek wisata lainnya yang tidak bisa diuraikan lebih lanjut dengan keindahan alam yang sangat luar biasa.
Dari berbagai objek wisata alam yang ada di atas mungkin hanya Bantimurung yang berada di Kab. Maros yang dikenal oleh para wisatawan dari luar Sulawesi Selatan dan mungkin juga wisatawan dari Sulawesi Selatan pun belum mengenal tempat-tempat tersebut.
objek wisata alam “ Bantimurung  “
Objek wisatan budaya tidak kalah hebat dan menterengnya dengan objek wisata alam di Sulawesi Selatan. Objek wisata budaya yang sangat terkenal adalah Tator (Tanah Toraja). Bahkan banyak wisatawan dari berbagai negara berdatangan hanya untuk menyaksikan keindahan alam dan budaya Tanah Toraja. Tapi sangat disayangkang masih banyak lagi wisata
Budaya yang tidak kalah hebatnya dengan Tanah Toraja akan tetapi tidak terlalu dikenal oleh wisatawan dari luar Sulawesi Selatan. Wisata budaya yang sangat mengagumkan adalah Suku Kajang di Tanah Toa Kab. Bulukumba dan masih banyak objek wisata budaya lainnya yang terdapat di Sulawesi Selatan.
Hampir semua objek wisata alam dan objek wisata budaya yang ada di Sulawesi selatan memiliki potensi untuk merajai dunia pariwisata bukan hanya di Indonesia tapi juga di dunia internasional. Jika potensi ini tidak dimamfaatkan dengan baik sungguh sebuah kerugian yang sangat besar baik bagi Sulawesi Selatan maupun bagi Negara Indonesia tercinta. Hanya dengan sedikit polesan kita bisa menyulap objek wisata ini menjadi wisata yang terbaik dan tentunya hal ini tidak akan terwujud tanpa bantuan dan kerja sama dari seluruh kalangan.
Buttu Kabobong di Kab. Enrekang
Salah satu yang menjadi pertanyaan kenapa objek wisata alam dan objek wisata budaya Sulawesi Selatan tidak biasa terkenal dengan potensi yang dimiliki harusnya bisa menjadi salah satu tempat yang menjadi tujuan utama wisatawan karena kekayaan alam dan kekayaan budaya Sulawesi Selatan tidak kalah dengan kekayaan dan keragaman wisata daerah-daerah lain.
  
Kessi Pute di Kab. Barru
            Baik objek wisata alam dan budaya perlu dipromosikan dan tentunya perlu dijaga dan terus dikembangkan adalah kebersihan,  akses jalan dan fasilitas. Di sini yang menjadi prioritas yang perlu kita benahi adalah masalah kebersihan tempat wisata yang kita miliki. Kita tengok saja Bali terkenal dengan keindahan alam sampai ke luar negeri, apa yang ada di Bali saya rasa tidak kalah dengan yang dimiliki oleh Sulawesi Selatan seperti Tanjung Bira di Kab. Bulukumba. Apa  yang beda dengan pariswisata kita adalah jalanan dan akses ke Tanjung Bira sangat jauh dari layak untuk bisa menjadi tempat pariwisata terbaik seharusnya akses-akses jalan menuju tempat wisata lebih di beri perhatian oleh pemerintah.
            Selain mempromosikan tempat dari objek wisata tersebut, pemerintah Sulawesi Selatan juga melakukan upaya guna mempromosikan potensi wisatanya dengan berbagai cara dan event diantaranya :
§  Mempromosikan budaya melalui musik dan tari
Tentu saja yang harus ditonjolkan adalah khas alat musik tradisional Sulawesi-Selatan itu sendiri, alat musik Sul-Sel banyak macamnya, diantaranya adalah:
§  Alosu: alat musik yang berupa kotak anyaman daun kelapa yang didalamnya berisi biji-bijian yang akan menghasilkan bunyi.
§  Anak Becing: alat musik yang terbuat dari batam logam, alat musik ini berbentuk seperti dayung.
§  Basi-Basi: alat musik trompet yang dipasang rangkap.
§  Popondi: alat musik berbentuk kayu seperti busur, bnetuknya seperti tanduk kerbau yang tertumpu pada sebuah tempurung kelapa, dan dimainkan dengan cara dipetik.
§   Keso-keso: alat musik dari toroja dimainkan dengna cara digesek.
§  Lembong: alat musik sejenis seruling panjangnya sekira 50-100 cm dan memiliki garis tengah 2 cm dan dan diujung terdapat tanduk kerbau yang bentuknya menyerupai cerobong dan dapat ditemukan di tanah toraja.
      namun, secara umum alat musik yang ada di Sul Sel dapat dibedakan dalam empat jenis, yang bersal dari sumber bunyinya: kulit yang dibentangkan(membranofon), udara(aerofon), dari alat itu sendiri(idiofon), berasal dari dawai atau senar dibentangkan(kordofon).
Dan tentu saja berbagai alat musik dari empat suku bangsa yang ada di Sulawesi Selatan dapat dimanfaatkan sebagai media promosi dan penyebaran pesan budaya.
§  Tari Traditional Sulawesi Selatan
Ada banyak jenis tarian dari Sulawesi Selatan yang tentu menjadi potensi untuk mempromosikan wisata Sulawesi Selatan beberapa diantaranya adalah :
§  Tari pakarena: Rumpun yang memelihara tari Pakarena, antara lain; Gowa, Bantaeng, Jeneponto, Selayar, Takalar.
§  Tari pajaga: dari daerah Luwu
§  Tari pattudu: dari daerah Mandar
§  Tari pagellu: dari daerah Tana Toraja
§  Tari pajoge’ : dari daerah Bone.
§ Kuliner tradisional Sulawesi Selatan
  Makanan ataupun kuliner dari Sulawesi Selatan beraneka ragam, banyak diantaranya sangat dikenali dan terkenal antara lain: Coto Makassar, Kue tori, Pallu Butung, Pisang ijo, Sop Saudara ataupun Konro, dan beraneka ragam seafood.
Rasa yang kuat dan bercita rasa merupakan suatu yang khas bisa anda dapatkan di makanan traditional yang ada di Sulwesi Selatan sehingga akan mudah terekam di lidah anda. Pemerintah Sulawesi Selatan juga memanfaat keanekaragaman kuliner tradisionalnya sebagai media promosi dan salah satu eventnya adalah “ Jajanan Tradisonal di Festival Kuliner Sulawesi-Selatan 2012”.
§ Wisata bahari yang masih tertidur.
  Masyarakat Sulawesi Selatan dikenal dengan masyarakat bahari dan bahari atau kelautan Sulawesi Selatan sangat potensi untuk wisata pesiar, sangat besar potensi yang ada disitu. Ibarat raksasa yang masih tertidur dimimpinya, ia belum dibangunkan untuk mencapai mimpi tersebut, ia hanya sesekali tersadar dan tidur kembali. Sejak dari dulu terkenal dengan Kapal Phinisinya. ini yang menarik tentunya dan masih banyak pulau-pulau tak berpenghuni yang bisa dikembangkan menjadi potensi wisata, misalnya island camp.
§ Kegiatan MICE(Meeting, Incentive, Conference and Exhibition) sebagai industri baru pariwisata
         Sebaiknya, pengembangan pariwisata kini bukan hanya berfokus pada mempertahankan budaya lokal serta bangunan bersejarah. Tetapi tetap harus melibatkan diri pada perkembangan industri pariwisata itu juga. kegiatan MICE atau yang lebih dikenal dengan meeting, incentive, conference, dan exhibitionmerupakan suatu bisnis yang berkembang sangat pesat di Indonesia saat ini. sebagai bagian dari industri pariwisata saat ini MICE sangat menjanjikan, karena bisnis pariwisata merupakan bisnis dengan high-quality dan high yeald yang memberikan kontribusi tinggi secara ekonomi terutama negara berkembang seperti indonesia dan tentu saja MICE ini harus juga didukung oleh pemerintah dan pelaku industri pariwisata dengan menyiapakan berbagai fasilitas yang lengkap.
         Berbicara tentang kunjugan wisata sebaiknya kita jangan terlelu banyak berharap di sektor kunjungan wisata ke objek pariwisata saja tetap harus mengoptimalkan potensi dibidang MICE. Baru-baru ini di Makassar dilaksanakan International Woman Exhibition Femme di hotel Clarion dari tanggal 4 hingga 8 April, dan sebagaimana diberitakan oleh media Harian Fajar, yang tentu saja memberikan kontribusi positif pada perkembangan pariwisata di kota Makassar dan Sulawesi Selatan baik secara langsung maupun tidak langsung.
Selain itu yang paling penting adalah pemerintah provinsi dan kota kabupaten harus saling bersinergi dalam program yang ada termasuk antara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sulawesi Selatan dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Makassar maupun kabupaten lainnya, serta tidak lupa melibatkan berbagai lembaga misalnya PHRI(Perhimpunan Hotel dan restoran Indonesia) danASITA(Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies).
Salah satu hal yang mungkin bisa dilakukan adalah dengan menggali potensi wisatawan yang ada di daerah lain yang berdekatan dengan  Sul Sel ataupun warga daerah lain yang memiliki kedekatan emosional dengan Sulawesi Selatan misalnya; Kalimantan, Papua, ataupun Malaysia.

Tari Padduppa sebagai tari penyambutan, mengambarkan masyarakat Sul Sel yang ramah
§  Kerajinan Sutra Sulawesi Selatan
      Salah satu cara untuk memperkuat identitas kepariwisataan adalah memeprthankan tradisi dan kebiasaan lama yang ada. salah satu peng shasil sutra asli Sulawesi Selatan yakni berasal dari kabupaten Sengkang(Wajo).
      Tosora merupakan desa tertua disana dan penuh dengan sejarah serta bangun peninggalan masa lalu juga memberikan kontribusi penyebaran Islam di Sulawesi Selatan dan desa ini terkenal akan sutranya, dimana hingga saat ini kain sutra disana masih dekerjakan dengan cara traditioanl yang sangat rumit dan membutuhkan waktu lama, dan para pekerja telah mempelajari dan mewariskan dan diwariskan secara turun temurun untuk keahlian menenun ini, walaupun di desa tersebut juga dapat ditemukan alat tenun yang lebih canggih tetapi tidak mengunakan mesin. Dan hal ini tentu saja bisa dijadikan sebagai destinasi wisata yang unik dan sebaiknya dikemas dengan menarik. 
Keahlian yang diwariskan turun-temurun dan Membentangkan benang sutra dengan proses yang rumit dan membutuhkan waktu lama

 
Pengerjaan sarung sutra dengan mengunakan alat sederhana, dilakukan sehari-hari dibawah kolom rumah


§  Media sebagai sarana efektif promosi pariwisata dan kebudayaan
      Media adalah sarana yang sangat efektif untuk menyampaikan pesan, dari pesan tersebut dapat mempengaruhi dan juga mengarahkan sikap serta pilahan audiens untuk mengambil keputusan.
      Disektor pariwisata media juga dapat digunakan sebagai sarana yang efektif. baik itu mengunakan media konvensional(cetak, koran, radio dan televisi) ataupun media baru(internet, sosial media--facebook, twitter, youtube ataupun plurk--,dan IT). misalnya saja mempromosikan pariwisata melalui laman website berupa blog dalam lomba blog seperti pasa southsulawesitourism.com 
















Bab III
Penutup
§  Kesimpulan
Sebagai Rakyat Indonesia yang menginginkan adanya peningkatan penanggulangan kemiskinan, kita perlu mendukung pengembangan sector pariwisata ini. Peluangnya tidak kecil, melainkan besar karena Indonesia adalah Negara yang kaya akan kebudayaan dan peninggalan bersejarah yang banyak menarik wisatawan untuk berkunjung. Terus tingkatkan kinerja pengembangan sector pariwisata bagi peningkatan perekonomian Indonesia.
Promosi Objek wisata alam dan budaya yang sangat cemerlang telah ditempuh oleh pemerintah Sulawesi Selatan dengan memperkenalkan berbagai macam keragaman hayati dan juga adat istiadatnya. Hal ini akan memberikan peluang yang sangat besar bagi para wisatawan untuk lebih mengenal objek wisata alam dan budaya yang dimiliki oleh Sulawesi Selatan.
Event-event untuk mempromosikan objek wisata alam dan budaya Sulawesi Selatan harus lebih sering dilakukan. Mengingat sebuah produk yang baik tidak akan mungkin laku dipasaran tanpa dilakukan promosi yang baik dan tepat serta menganai sasaran yang diinginkan. Semoga pariwisata Sulawesi Selatan ke depannya jauh lebih baik dari sekarang.
§  Kata Penutup
Demikian makalah ini saya buat. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua yang membacanya dan dapat mempeluas wawasan mengenai sector pariwisata. Apabila ada kesalahan atau kekeliruan dalam penyusunan makalah ini mohon dimaafkan. Terimakasih.





Daftar Pustaka
§  Promosi,http://id.wikipedia.org/wiki/Promosi_(pemasaran), 19 Januari 2008, pukul 20:57.
§  Nancong.M,Potensi,Peluang dan Pengembangan Pariwisata di Sulawesi Selatan, http://daengmudrikan.blogspot.com/2012/04/strategi-dan-pengembangan-promosi.html, April 06, 2012.
§  Alimah.N,Strategi pengembangan dan promosi wisata Sulawesi Selatan, http://www.artikelbagus.com/2012/03/strategi-pengembangan-dan-promosi.html, 23/03/2012,pukul 14:27
§  Aprilio.D,Tarian Sulawesi Selatan, http://coretandiko.blogspot.com/2012/06/tarian-sulawesi-selatan.html, 2012/06.
§  La Bolong,Kampung penenun sutra, http://angingmammiri.org/kampung-penenun-sutera-sengkang/, 14/08/2011,pukul 14:56.